Top
    bdk_bandung@kemenag.go.id
(022) 7800147
H. Ahmad Sanukri: Kementerian Agama KBB berharap pelatihan ini akan  meningkatkan kompetensi  pegawai.

H. Ahmad Sanukri: Kementerian Agama KBB berharap pelatihan ini akan meningkatkan kompetensi pegawai.

Senin, 22 Februari 2021
Kategori : Berita
30 kali dibaca

BDK Bandung, 22 Februari 2021. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung Barat, dalam kesempatan sambutan dan pengarahan pembukaan Pelatihan Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Peneltian Tindakan Kelas yang diikuti oleh 30 orang guru di lingkungan Madrasah meyampaikan harapannya. Menurutnya  Kankemenag kbb merasa butuh peningkatan kualitas SDM di KBB.  Pelatihan ini akan berlangsung sampai Sabtu, 27 Februari ke depan.

Proses pendidikan yang terslenggara menurutnya itu banyak ragamnya, dari lembaga formal ataupun non formal, tapi tujuannya sama, ada perpindahan ilmu.  Karena itu peningkatan mutu pendidikan akan akan berimplikasi pada mutu pelajaran yang meningkat, proses pembelajaran jadi lebih bermutu. Untuk mengetahui keberhasilan pendidikan tersebut, maka butuh bahan evaluasi/riset/penelitian, supaya hasilnya nanti samkin terarah. Berkenaan dengan hal tersebut menurut Kepala Kantor Kemenag KBB ini hadirnya BDK Bandung melalui program pelatihan di wilayah kerja ini  untuk memenuhi kebutuhan para guru, salah satunya penelitian tindakan kelas.

Lebih jauh, beliau menuturkan bahwa meskipun seorang guru sudah terbiasa untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran sehari-hari, namun bisa jadi belum menyadari bahwa hal tersebut bisa menjadi bahan penelitian tindakan kelas. Oleh karena itu, tegasnya, diharapkan seluruh peserta untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini agar lebih memahami, mendalami, dan akhirnya menjalankan PTK. Dalam PTK, imbuhnya, metodologi yang tepat adalah yang guru rasakan sendiri.

Lain dari itu, Kepala kanKemenag yang ramah inipun mengingatkan agar selama mengikuti kegiatan pelatihan agar senantiasa memperhatikan prokes 5 M. Semua ini penting karena kita semua sedang ada dalam masa pandemi. Sehingga, nanti tidak melahirkan klaster baru dalam penyebaran virus corona. Demikian Beliaumenegaskan dalam arahan di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Bandung Barat ini. [Dedi]


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait