Top
    bdk_bandung@kemenag.go.id
(022) 7800147
Milad BDK Bandung adakan lomba menulis artikel jurnal

Milad BDK Bandung adakan lomba menulis artikel jurnal

Kamis, 3 Juni 2021
Kategori : Pengumuman
417 kali dibaca

BDK Bandung, 3 Juni 2021. Dalam rangka milad Balai Diklat Keagamaan Bandung yang jatuh pada tanggal 27 Juli, dilaksanakan lomba menulis artikel jurnal. Tema tulisan berkenaan dengan moderasi beragama. Kegiatan ini, dengan demikian memiliki tiga agenda. Pertama sebagai semarak dalam giat merayakan milad BDK Bandung yang selama ini lebih cenderung dengan bentuk olahraga internal. Kedua, menghidupkan dan mendorong budaya menulis akademik. Ketiga sebagai bagian dari pengarusutamaan moderasi beragama sesuai dengan peta jalan Moderasi Beragama di Kementerian Agama.

Pengiriman artikel oleh peminat ditutup kemarin per tanggal 31 Mei. Berdasarkan data yang masuk, terekam ada 133 artikel dengan berbagai latar belakang profesi dan asal penulis. Berdasarkan profesi atau status, didominasi oleh kelompok akademis yaitu dosen 31.1%, Guru 27.2 %, mahasiswa 27.2 %, dan sisanya dari kelompok jabatan lainnya seperti penyuluh, penghulu. Sementara itu, dilihat dari asal penulis juga beragam, tidak hanya dari lingkungan Jawa Barat, melainkan juga ada yang dari Yogyakarta, Surabaya, Kediri dan kota lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa animo masyarakat akademik cukup tinggi.

Artikel yang masuk akan diseleksi dengan melibatkan mitra bestari Jurnal Tatar Pasundan. 133 artikel akan dipilih untuk memperoleh 9 artikel unggulan. Pengumuman pemenang akan disampaikan di laman bdkbandung.kemenag.go.id di pekan ketiga bulan Juni.

Artikel unggulan  akan diterbitkan dalam edisi khusus Jurnal Tatar Pasundan. Jurnal Tatar Pasundan saat ini sudah terakreditasi Sinta 3. Jadi, bagi penulis akan memperoleh benefit artikelnya masuk di jurnal bereputasi Sinta 3. Selain itu, 9 penulis unggulan juga akan memperoleh uang pembinaan masing-masing 1.5 juta rupiah.

Menurut Kepala Balai Diklat Keagamaan Bandung, kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata. Selain untuk memelihara budaya akademik, juga memberi ruang kompetisi yang terbuka bagi para penulis untuk membagikan gagasan terbaiknya. Bagi BDK Bandung sendiri jelas merupakan upaya terbaik dalam memperkenalkan keberadaanya pada masyarakat yang lebih luas. [FN]


Sumber :

Penulis :

Editor :

Berita Terkait

BERITA POPULER
BERITA TERBARU
ARSIP