Top
    bdk_bandung@kemenag.go.id
(022) 7800147
Seminar Pendidikan Pengembangan Kompetensi Guru

Seminar Pendidikan Pengembangan Kompetensi Guru

Kamis, 18 Februari 2021
Kategori : Berita
145 kali dibaca

Cianjur, 17 Februari 2021. Acara seminar dalam bentuk webinar yang diselenggarakan oleh MGMP IPS MTs Jawa Barat ini merupakan acara rutin. Webinar ini Ke depannya akan diselenggarakan sebulan sekali dengan melibatkan para pembicara kompeten di bidangnya. Webinar pada 17 Februari 2021 ini merupakan acara ke-3 yang diselenggarkan oleh MGMP IPS MTs Jabar secara online. Sebelumnya tampil webinar perdana pada bulan Agustus 2020, dan pelatihan pada bulan Januari 2021 lalu.

Pada bulan Agustus 2020, awal kemunculan perdana itu dihadirkan pembina utama MGMP IPS MTs Jabar yaitu Dr. Marjuki, M.Ag. MGMP IPS MTs Jabar ini merupakan bentukan beliau pada tahun 2014 yang merupakan hasil TOT-nya saat itu. Pembentukan MGMP ini saat pelaksanaan diklat IPS di Balai Diklat Keagamaan Bandung, September 2014. Saat itu dianggap memenuhi syarat kuorum yang dihadiri perwakilan para guru IPS se Provinsi Jawa Barat. Adapun di 2021 ini sedang proses menyesuaikan juknis terbaru, dimana Pa Aguslani disela-sela penyampaian materinya juga menyinggung perihal harus selalu semangat berproses.

Webinar melalui Cisco Webex milik GTK Madrasah ini terlaaksana Rabu sore yang berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam. Webinar dimulai pada pukul 16.00-17.30 dengan moderator Ibu Ai Riani Sofah, S.Pd.dari MTsN 2 Tasik Malaya, dan host oleh ibu Maulina Ismaya Dewi, S.Pd dari MTs Ummi Kulsum Kota Sukabumi. Sambutan di isi oleh Bapak Suleman Bukhari, M.Pd selaku ketua MGMP IPS MTs Jawa Barat yang merupakan guru pada MTSN 1 Cianjur.

 

 

Tema webinar ketiga ini yaitu : “Pengembangan Kompetensi Guru, Ikhtiar Menuju Pembelajaran Bermutu” yang merupakan tema yang universal, tidak khusus untuk guru mata pelajaran IPS saja. Terlihat dari antusiasme guru-guru yang hadir juga dari beragam rumpun mata pelajaran, juga Sebagian ada yang berprofesi pengawas Pendidikan dari kemenag. Karena itu, para peserta jumlah keseluruhan mencapai 71 orang.

Melalui tema ini dibahas mengenai empat tipe ASN. Penjabaran awal bapak Aguslani dari tipe empat ASN yang ada dalam sebuah lingkungan kerja sebagai berikut : 1) Tipe Tidak Berkinerja Kategori High Skill Low Motivation. Dalam kategori ini disimbolkan seperti seekor kuda atau disebut Work Horse. Adapun ciri-ciri dari tipe ini adalah memiliki kompetensi namun suka mengeluh dan merasa lebih berhak akan sesuatu. 2) Tipe Tidak Berkinerja Kategori Low Skill Low Motivation. Dalam kategori ini disimbolkan sebagai kayu mati atau Dead Wood. Adapun ciri-ciri tipe ini adalah berkinerja buruk, tidak bersemangat dan juga kurang bersyukur. 3) Tipe Berkinerja Kategori High Skill High Motivation. Dalam kategori ini disimbolkan dengan sebuah bintang atau star. Adapun ciri-ciri  dari tipe ini yaitu selalu memperbaiki diri, berinisiatif, dan suka membagi pengetahuan. 4) Tipe Berkinerja Kategori Low Skill High Motivation. Dalam kategori ini disimbolkan dengan sebuah seseorang yang menggunakan topi wisuda atau Trainee. Adapun ciri-ciri tipe ini adalah selalu antusias, selalu ingin belajar, dan berpikiran terbuka.

Dijabarkan oleh narasumber sekaligus memotivasi para peserta bahwa sebagai guru harus  mempunyai simbol bintang, agar bisa mendidik anak-anak didik menjadi pembentuk karakter baik, hingga mengarah kepada pembelajaran yang bermutu. Guru juga wajib meiliki empat kompetensi yaitu: kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi professional, dan kompetensi Sosial sesuai undang-undang.

Terkait dengan pembelajaran bermutu maka tidak hanya pembelajaran yang terkait dengan kognitif saja, namun lebih pada kepada guru yang mampu memahami sikap dan perilaku murid. Anak didik memiliki perbedaan dari segi kemampuannya, seperti anak yang cenderung visual. kinestatik, audio, ataupun audio visual. Pembahasan yang cukup menarik ketika bapak Aguslani pun menyinggung mengenai labolatorium mata pelajaran IPS di mana tempat labolatoriumnya bisa langsung dibawa ke tempat pembelajaran seperti Candi Borobudur, Monas maupun Taman Mini dll. yang sekiranya berhubungan dengan materi pelajaran IPS.

Beliau pun berpesan bahwa sebagai guru ASN yang berada di bawah naungan Kementerian Agama harus bisa berperan sebagai guru pembelajar dan penular virus kebaikan, “Jadilah guru pembelajar terus dan jangan pernah berhenti, jangan merasa cukup dengan ilmu yang ada, ini bahaya, fenoma hari ini banyak oknum-oknum manusia yang punya setitik ilmu tapi sudah merasa paling berilmu.” Ucap bapak Aguslani lagi menekankan motivasi kepada para peserta. Beliau juga memaparkan bahwa di atas yang paling berilmu masih ada yang berilmu dan hal tersebut tercantum dalam Al-Qur’an

 

Para peserta terlihat antusias dengan bertanya dan terinspirasi untuk mengadakan acara serupa. Dalam pembahasannya bapak Aguslani juga mengatakan bahwa MGMP IPS MTs Jabar ini menjadi pintu pembuka pertama dengan diundangnya bapak kepala Balai Diklat Keagamaan Bandung pertama kali dari tim MGMP IPS MTs Jabar. Sehingga diharapkan bermunculan acara-acara serupa pada MGMP lainnya.

Acara ini menerbitkan E-Sertifikat. E-Sertifikat webinar ini bisa menjadi salah satu unsur penunjang bagi kenaikan pangkat. Ketika ada peserta yang bertanya mengenai pelatihan, Kepala BDK ini menghimbau untuk selalu memantau web serta sosmed Balai Diklat Keagamaan Bandung untuk mendapat informasi pelatihan ter-update. Adapun pelatihan yang berlangsung selama enam hari masuk kepada unsur utama. Bapak Aguslani juga menjelaskan bahwa diklat dapat dilakukan kerjasama dengan pihak BDK bila ingin laksanakan secara mandiri.

Beberapa pertanyaan dijawab beliau dengan sangat nyaman dalam berdialog. Mengedepankan strategi konsultasi dan solusi untuk permasalahan yang diajukan oleh para peserta. Sehingga acara ini berjalan lancar dengan sangat kekeluargaan dan penuh motivasi. Seperti niat awal dari tim webinar MGMP IPS MTs Jabar yang berniat agar acara ini semoga menjadi ajang manfaat penuh berkah dunia akhirat. Acara tepat sesuai yang dijadwalkan yaitu dimulai tepat pukul 16.00 serta diakhiri oleh bapak Aguslani beberapa menit sebelum pukul 16.30. Acara ditutup dengan closing statement dan diakhiri dengan pembacaan doa penutup oleh host. [Dewi]

 

cek link youtube : https://youtu.be/XYndxDjHo0w

 

Kontributor: Mulina Ismaya Dewi


Sumber : Mulina Ismaya Dewi

Penulis : Mulina Ismaya Dewi

Editor : Firman Nugraha

Berita Terkait