EPD dan AKD serentak

Bandung, 28 Mei 2019. Balai Diklat Keagamaan Bandung, mengisi diantara celah kegaiatan kediklatan di bulan Ramadhan ini dengan melakasanakan Evaluasi Pasca Diklat 2018 sekaligus juga Analisis Kebutuhan Diklat untuk tahun 2019.  Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, EPD dan AKD tahun ini dilaksanakan berbasis aplikasi yang dapat diakses melalui smartphone android. Upaya ini tiada lain sbagai bentuk layanan yang dapat memudahkan pada tahapan pengolahan hasil.

Pada tahap pertama (27 – 29 Mei 2019) untuk 13 wilayah Kementerian Agama kabupaten dan kota diberangkatkan sejumlah tim yang beranggotakan empat orang.  Tim ini bertugas untuk memberikan penjelasan teknis penggunakan aplikasi dimaksud. Sedangkatan tahap kedua dilaksanakan mulai tanggal 30 Mei sampai dengan 1 Juni 2019 pada wilayah yang belum disentuh pada tahap pertama.


Sebagai bentuk baru, dalam pelaksanaanya memang masih ditmukan sjumlah kendala. Terutama ketika peserta belum familiar dengan model online ini. Seperti di tuturkan oleh Dr. Muaripin, sebagai bagian dari tim prtama yang bertugas ke Kementerian Agama Kabupatn Sukabumi, kendala teknis oleh peserta terutama merka kebingungan pada proses registrasi dan login. Namun dmikian, setelah proses itu semua dapat dilalui, tahap pengisian berikutnya menjadi sangat mudah. Dengan demikian, penggunaan aplikasi ini sesungguhnya keniscayaan sbagai bagian dari masyarakat perubahan di era 4.0. terutama dalam tahap slanjutnya yaitu pengolahan data, semua data yang terkumpul di data base secara otomatis sudah dapat dilihat hasilnya.