MENERIMA TAQDIR DAN SEMANGAT BELAJAR DI MASA PANDEMI

MENERIMA TAQDIR DAN SEMANGAT BELAJAR DI MASA PANDEMI

MENERIMA TAQDIR DAN SEMANGAT BELAJAR DI MASA PANDEMI

Oleh: Ayi Kurniati, S.Pd.I

Semua sudah mafhum bahwa kondisi sekarang ini memang masih pandemi, dan kalau dihitung waktu sudah kurang lebih menginjak  3 tahun, dimana pendidikanpun masih harus BDR (Belajar dari rumah). Kondisi inilah yang sedang dipikirkan terus dan dicari solusinya oleh para guru dan orang tua agar proses mendidik, membimbing juga mengarahkan anak – anak bisa berjalan dengan lancar, dan potensi yang dimiliki anak- anak mampu tumbuh dan berkembang dan mereka memiliki akhlaqul yang baik, oleh karena itu dituntut adanya kerja sama yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua sehingga apa yang kita harapkan ( anak- anak tumbuh kembang potensinya dan memiliki akhlaq yang baik ( Jujur, sopan santun, berbakti kepada kedua orang tua, menghormati guru, baik kepada sesama temannya, sayang kepada adiknya dan sopan santun kepada semua orang ) bisa tercapai.  Karena walau bagaimanapun yang namanya mendidik adalah tugas para orang tua, baik orang tua di rumah ( Ayah dan Ibu ) dan orang tua di sekolah ( Ibu dan Bapak gurunya ),  maka harus terjalin kerja sama yang baik dan harmonis.

Saya fahami bahwa usia SD adalah usia pembiasaan, sehingga sejak dini mereka harus dibiasakan untuk melakukan hal- hal yang baik seperti  :

  1. Dibiasakan belajar mencari ilmu dengan sungguh – sungguh.
  2. Dibiasakan membaca Al-Qur’an dengan benar dan  tartil.
  3. Dibiasakan berwudhu dengan benar, baik gerakan dan bacaannya.
  4. Dibiasakan sholat dengan benar, baik  gerakan dan bacaanya .
  5. Dibiasakan untuk berbicara jujur, sopan santun semua orang.
  6. Dibiasakan untuk berdo’a setiap awal  dan akhir  melakukan aktifitas.
  7. Dibiasakan untuk hidup bersih, karena kebersihan sebagian dari pada iman.

Untuk memproses pembiasaan –pembiasaan itu  tidak mudah,apalagi dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini,harus banyak strategi dan media agar anak mengerti dan faham apa yang kita sampaikan, dan anak bisa melakukan pembiasaan tersebut dengan benar.

Terus terang karena dituntut untuk kreatif, innovatif dan aktif, di tahun ajaran 2021 sampai sekarang salah satu upaya untuk bisa meningkatkan diri dalam belajar dan mengajar, berbagai webinar  tentang kependidikan saya ikut lewat zoom, walaupun banyak mengeluarkan kuota untuk zoom, saya berusaha untuk bisa mengikutinya bukan ingin mendapatkan sertifikat saja dan gaya, tapi saya butuh, sebagai salah satu usaha saya, belajar ingin menjadi guru kreatif, innovatif dan aktif harus mengetahui ilmunya dan salah satu pembelajaran yang saya dapatkan adalah dengan mengikuti webinar – webinar.

Webinar yang pernah saya ikuti ketika pandemi copid 19 adalah :

  1. Pembelajaran Blended ( kombinasi Daring dan Luring). Alternatif untuk mengatasi efek pandemi dan copid 19, diadakan oleh Program studi PGMI / SD, pada tanggal 14 Januari 2021.
  2.  Bedah buku yang berjudul memulihkan sekolah dan memulihkan manusia, yang dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2021.
  3. Understanding Human Learning dan the art of managing (Memahami hakekat manusia dalam belajar menjadi pemimpin di era 4.0 ) pada tanggal 10 Februari 2021.
  4. Sang guru Batch 2 yang berjudul  Pendidikan dan empati,pendidikan dan konselor anak, Pendidikan dan tekhnologi, yang diadakan oleh Salman ITB pada tanggal, 13,20 dan 27 Februari 2021.
  5. Tantangan dan Inovasi pendidikan( Membangun pendidikan bangsa yang lebih baik,yang diselenggarakan oleh LPP Salman, pada tanggal 13 Maret 2021.
  6. Pembelajaran kreatif daring untuk anak usia dini,  yang diadakan oleh LPP Salman pada tanggal 3 April 2021.
  7. Women as anderr Refresented in science, diselenggarakan oleh LPP Salman  pada tanggal 17 April 2021.
  8. Pendidikan agama Islam untuk “ Generasi Z “diadakan oleh Program Studi PASCASARJANA S2 UNINUS, pada tanggal 31 Juli 2021.
  9. Seminar Nasional “Ice Breaking Digital “ yang diadakan oleh Guru era digital dan guru juara,pada tanggal 1 Agustus 2021.
  10. Webinar “Perawatan Gigi di usia dini “yang diadakan oleh IDGAI JAWA BARAT dan FKG UNPAD, pada tanggal 2 Agustus 2021.

Dari webinar yang dapat saya ikuti banyak ilmu yang di dapatkan, yaitu :

  1. Bagaimana methode pendekatan dengan siswa ketika pembelajaran masa pandemi.
  2. Bagaimana membedakan antara desain pembelajaran tatap muka langsung atau online.
  3. Bagaimana seorang pendidik mengetahui kondisi anak didik ketika belajar online.
  4. Ada pencerahan untuk lebih mengetahui bahwa anak didik itu ciptaan Allah yang diberikan potensi ( pendengaran, penglihatan dan Hati ) untuk didaya gunakan dari sejak dini, tugas guru adalah menumbuh kembangkan potensi tersebut agar  anak tumbuh kembang menjadi manusia yang berguna bagi Agama,Nusa dan Bangsa.
  5. Seorang pendidik masa pandemi sekarang ini harus up date tehnologi  jangan gaptek.
  6. Pendidik di tuntut untuk lebih kreatif di masa pandemi sekarang ini, contohnya menyiapkan pembelajaran yang menarik.
  7.  Kreatif  membuat es breaking  yang mendidik kecerdasan siswa, agar pembelajaran online tidak boring.
  8. Pencerahan lagi mengenai kebersihan gigi  pada anak usia dini,karena kalau anak bermasalah dengan  giginya,maka akan mempengaruhi gangguan terhadap tumbuh kembang fisik dan perkembangan belajarnya.

Subahanallah dengan kondisi pandemi sekarang ini,bukan hanya pendidik dan orang tua siswa yang harus memahami dan menerima taqdir Allah, akan tetapi anak didikpun harus  dipahamkan dan dibiasakan untuk menerima takdir Allah yang sedang dialami masa sekarang ini.

Sebagai mana Rasulullah SAW bersabda :

اَنْ تُؤ مِنَ بِاللهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاْليَوْمِ الاخِرِ وَتُؤمِنَ بِاْلقَدَرِ خَيْرُهُ وَشَرِّهِ

Artinya :

“ kamu beriman kepada Allah, Malaikat – malaikat-Nya, kitab – kitab-Nya, rasul – rasul-Nya,  dan hari akhir, dan kamu beriman kepada qadar yang baik maupun yang buruk. ( HR. Muslim ).

Saya memahami  bahwa orang beriman itu harus meyakini adanya qadar Allah dan menerima ketetapan Allah tersebut,dengan tujuan untuk mendapat keridhoan Allah.

Makanya di awal tahun ajaran baru atas izin pihak sekolah kami  sebagai pendidik mengadakan ngobras dengan anak didik mengenai   pembelajaran yang masih online,  karena kondisi pandeminya belum berakhir, nah dari sinilah anak didik diajak untuk  memahami dan dibiasakan untuk menerima taqdir Allah,  dan terus berusaha untuk belajar dengan sungguh - sungguh,  terus berdo’a kepada Allah,  karena pandemi ini datangnya dari Allah, dan mudah - mudahan cepat dihilangkan/diambil lagi oleh Allah, sehingga pembelajaran bisa normal seperti biasa lagi. aamiin.

Saya berdo’a kepada Allah setiap waktu dan disepertiga malam, semoga diri ini istiqomah menerima taqdir Allah dan istiqomah untuk terus belajar, juga istiqomah menghantarkan anak didik,  sehingga mereka tumbuk kembang potensinya dan menjadi manusia – manusia yang berguna bagi keluarga, masyarakat, agama dan bangsa.

Aammin Yaa Allah Yaa Mujibassaailiin